
PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution kembali menegaskan posisinya sebagai digital transformation enabler dengan menghadirkan solusi jaringan software defined wide area network (SD WAN) generasi terbaru yang kompatibel dan relevan untuk membantu enterprise menjalankan usahanya di banyak cabang dengan mudah.
Mengutip temuan dari Gartner tentang technology insight for SD WAN, dijelaskan bahwa 89% pelanggan enterprises tengah migrasi menerapkan model managed service dibanding cara konvensional. Trend global tersebut mencerminkan kebutuhan bisnis untuk mengurangi kompleksitas operasional, mengoptimalkan biaya, serta meningkatkan keandalan dan keamanan jaringan.
SM Marketing & Business Development Telkom, Kusumoaji Sri Haryoto, menjelaskan bahwa SD WAN generasi baru yang dihadirkan oleh Telkom Solution sangat adaptif dengan berbagai kebutuhan pelanggan enterprise. Hal tersebut disampaikan di depan peserta Executive Brunch bertajuk “Driving Secure Multi-Branch Business Management with Next Generation SD-WAN” di Jakarta.
“Karena itu, kami akan terus memperkuat peran penting kami sebagai mitra strategis bagi enterprise dan B2B di Indonesia. Tidak hanya sebagai penyedia konektivitas, tetapi sebagai penyedia solusi digital end-to-end bagi pelanggan enterprise,” jelas Kusumoaji saat membuka acara di Jakarta.
Forum strategis yang mempertemukan Telkom Solution dengan mitra bisnis dan pelaku industri tersebut memperkenalkan SD WAN generasi baru dari Telkom Solution yang menghadirkan portofolio solusi seperti managed service & support, IoT analytics digital service, cloud dan data center platform, cybersecurity & compliance, serta reliable connectivity yang menjadi tulang punggung operasional bisnis modern.
Salah satu use case yang diangkat adalah sentralisasi manajemen jaringan untuk bisnis multi-cabang, yang memungkinkan perusahaan mengelola jaringan secara lebih terpusat, efisien, dan aman.
Seperti yang dirasakan langsung Chief Technology Officer WOM Finance, Felix Priscellius. Menurutnya, dari 204 kantor cabang WOM Finance di seluruh Indonesia, akan sangat kesulitan proses jaringannya jika dilakukan dengan cara manual.
“Sebelum mengadopsi SD-WAN, kami mengandalkan teknologi konvensional dengan biaya operasional yang relatif tinggi. Selain itu, pengelolaan jaringan masih dilakukan secara manual oleh tim IT Head Office yang terbatas, sehingga setiap penambahan aplikasi atau perubahan konfigurasi harus dilakukan secara bergantian dan memakan waktu,” jelas Felix.
Namun setelah menggunakan SD WAN dari Telkom Solution, pengelolaan jaringan WOM Finance dengan ratusan cabang di seluruh Indonesia jadi lebih efisien, beban operasional jadi lebih terukur dan sistem keamanan jadi lebih terproteksi dari berbagai potensi ancaman siber.